Hari Ini:

Sabtu 07 Jan 2017

Jam Buka Toko:

08:00 s/d 21:00

Telpon:

7294292

SMS/Whatsapp:

085220295364

Line ID:

tokoacep

BB Messenger:

57312E3E

Email:

admin@tokoacep.id

Layanan Online:

Owner Toko Acep

PAK-HAJI

Acep Suherman, SE
Perum Wijaya Permai 2 Blok B No. 11 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Indonesia

Lupa Kata Sandi?

Testimoni

Cek Ongkir DISINI

cek ongkir
konfirmasi transfer
Description
No resi pengiriman barang

Pembayaran Melalui

Rek : 0540695113
An. Acep Suherman,SE
Rek : 131-00-0796705-4
An. Acep Suherman,SE
Rek : 0196660235
An. Acep Suherman,SE
Rek : 01-00010-5459-3504
An. Acep Suherman,SE
Rek : 956-01-00344-11-5
An. Acep Suherman,SE

Tips Puasa Lancar Untuk Penderita Asam Lambung

14 June 2016 - Kategori Blog

Tips Puasa Lancar Untuk Penderita Asam Lambung

Banyak sekali penderita asam lambung merasa ragu untuk menjalankan ibadah puasa karena di khawatirkan asam lambung akan naik secara tiba-tiba dan akan mempengaruhi kesehatan . Asam lambung begitu ditakuti karena efek yang di timbulkannya begitu mengganggu kenyamanan . Rasa sensasi terbakar di dada , mual , muntah , sering sendawa , rasa sakit yang menusuk sampai ke bagian punggung dan masih banyak lagi . Tak sedikit juga orang yang beranggapan bahwa dengan dibawa PUASA asam lambung akan sembuh dengan sendirinya . Benarkah ? Insyaalloh benar πŸ™‚ Hehe

Lalu apa yang harus dilakukan untuk bisa berpuasa lancar meskipun kita menderita asam lambung ?? Inilah ke 7 Tips Puasa Lancar Untuk Penderita Asam Lambung yang waaaaajibbbbbb anda baca sampai tuntas dan jangan lupa untuk mencobanya dirumah πŸ™‚

1. Usahakan melakukan sahur : Makan sahur di bulan ramadhan merupakan sunah nabi yang mana di dalamnya terdapat berkah , meski hanya minum air putih saja πŸ™‚ Apa saja sih manfaat yang di dapatkan jika kita makan sahur ?? πŸ™‚ – Menyiapkan energi untuk aktifitas di siang harinya , – Menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski dengan air putih . Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari dianggap sebagai obat, hal ini disebabkan air yang di minum pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah di keluarkan melalui air kencing (urin), bersama-dengan kotoran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.

2. Hindari tidur setelah sahur : Bagi anda yang kebiasaan setelah sahurnya langsung tidur , coba deh di rubah πŸ™‚ Kenapa harus di rubah ?? Karena tidur setelah sahur kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami peradangan , karena dengan tidur akan menyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat dan pengeluaran asam lambung juga meningkat . Akibatnya saat bangun tidur perut kita menjadi lebih terasa lapar.


3. Melakukan aktifitas : Untuk poin yang ketiga ini kalian jangan pada males , mentang-mentang puasa lemes gak bisa ngapa-ngapain , salah tuhhh πŸ™‚ Jika seseorang itu terjaga apalagi beraktifitas, maka otak akan merangsang keluaran hormone katekolamin. Hormone ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengurangi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh. Manfaatnya adalah:

– Mengurangi gerak usus akan meningkatkan waktu cerna bagi lambung dan usus. Situasi ini bermanfaat dalam menurunkan kerja lambung, makanan akan lebih tercerna sehingga lebih banyak zat gizi yang bisa diserap. Gerak lambung yang melambat juga akan mengurangi rangsang pada area lambung yang meradang (luka).

– Efek menghancurkan deposit lemak, sangat penting bagi orang yang mengalami kegemukan (obesitas), sehingga bagi orang yang ingin langsing sebenarnya tindakan puasa merupakan cara yang efektif dan efisien dalam upaya mengurangi berat badan.

– Sekresi asam lambung yang menurun dapat mengurangi rangsang luka ke dinding lambung, kondisi ini sangat menguntungkan bagi penderita radang lambung baik yang akut maupun kronis

– Hormon katekolamin menekan keluaran insulin dan meningkatkan penghancuran deposit gula, akibatnya pangkreas dapat memproduksi insulin yang lebih matang. Insulin yang matang efektif dalam memfasilitasi kadar gula agar tetap normal.

4. Hindari stress : Stress apapun bentuknya dapat menyebabkan 2 efek negative sekaligus, pertama sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat. Kedua, menipiskan lapisan lender pelindung dinding lambung. Jadi dinding lambung sangat beresiko terjadi perlukaan bila seseorang sedang menghadapi tekanan/stress. Atasi stress dengan meningkatkan ketaqwaan pada Allah atau lakukan ruqyah agar jiwa menjadi tenang.

5. Hindari mengkonsumsi obat dan makanan yang dapat merusak lambung : Beberapa obat seperti golongan steroid, asam salisilat dan makanan dengan bahan pengawet serta berkarbonasi, diketahui mempunyai resiko merusak dinding lambung. Sebaiknya hindari obat dan makanan tersebut, dan beralih ke obat dan makanan yang aman. Obat herbal seperti jintan hitam (habbatussauda) diketahui mempunyai efek menyerupai steroid, karena bersumber dari herbal maka mempunyai efek samping minimal. Jika perut terasa enek dan mual lakukan minum minyak zaitun 10 ml sebagai ganti dari antasida.Jika masih terasa perih mungkin perlu dilakukan bekam.

6. Makan secukupnya Sesuai anjuran Rosulullah : Untuk makan bila terasa lapar dan berhentilah sebelum kenyang karena dengan volume yang sedang, otot lambung cukup kuat tapi relaks untuk melakukan kontraksi guna mencerna makanan menjadi chime yang siap di serap. Makan tidak terlalu kenyang juga menjadikan dinding lambung tidak akan teregang terlalu kuat sehingga akan mengurangi nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang. Ibarat balon jika kita meniup udara terlalu banyak maka dinding balon akan menjadi lebih tipis, dan risiko meledak/pecah lebih tinggi.

7. Menyegerakan saat berbuka atau makan malam : Menyegerakan berbuka dengan dengan makanan yang manis akan mengembalikan stamina ke kondisi semula, namun jika berlebihan maka akan menimbulkan efek seperti radikal bebas yang bisa memicu timbulnya kerusakan dinding pembuluh darah seperti atherosclerosis (penyempitan dinding pembuluh darah). Makan malam adalah hal yang penting tapi paling sering diabaikan. Padahal makan malam penting dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna. Seperti diketahui sekresi cairan lambung dan cerna pada malam hari dan terlebih saat tidur akan lebih tinggi dibanding siang hari. Dengan kata lain siang hari tidak berbahaya jika seseorang itu berpuasa dengan atau tanpa makan (sahur) cukup niat, tapi hendaknya pada malam hari dia harus tetap makan.

Bagaimana mudah untuk dilakukan bukan ?? Semoga dengan adanya informasi ini puasa abang-abang semuanya pada lancar dan yang paling penting setelah anda membaca ini keraguan tentang efek asam lambung selama berpuasa menjadi terhapuskan πŸ™‚

Jika artikel ini bermanfaat silahkan share dan bergabung bersama kami di Toko Acep , Facebook , Twitter , Google + dan Youtube .